25.4.09

Pindah

Dua tahun yg lalu, aku melakukan hal yang sama.
Memasukkan satu demi satu barang2 ku ke dalam kotak2 kardus. Di sebuah kamar kos di salah satu sudut kota magelang. I'm leaving for Jakarta.

Aku masih ingat aku menangis. Aku harus meninggalkan keluarga, orang2 yang kusayangi, teman2ku; menghancurkan sekeping hati..

Dua tahun yg lalu, aku melakukan hal yang sama. Seperti malam ini. Mengepak semua barang2ku ke dalam kotak2 kardus, namun kali ini tanpa tangis.

Kali ini, aku pergi bukan untuk meninggalkan siapapun, aku pergi untuk bersama seseorang, for the rest of my life.


Cheers,
-ajeng-

24.4.09

jetlag

"Astagaaaaa.... apa sih yang diributin orang-orang ini?? It's just a marriage. Not a big deal,"

Kayanya itu yang gue pikirin, dulu, setiap kali orang-orang mulai ngehebohin perkawinan gue. Yang katanya gue masih terlalu muda, lah. Yakin enggak sama calon suami gue, lah. Ini lah, itu lah.

Sementara gue waktu itu engga menganggap pernikahan ini sebagai beban, engga juga over excited. Menurut gue, memang sewajarnya seperti ini alur hidup gue. Dan ngga banyak yang bakal berubah antara sebelum dan sesudah gue menikah nanti.

Well, I guess I was wrong....


Ternyata hidup gue berubah, minor changes, sih... tapi cukup bikin gue ngerasa jetlag.

Pertama adalah masalah status.
Kalo ngga tiap hari ngelihat ada cincin kawin di jari, rasanya ngga ada yang berubah dari hidup gue. Ya gue masih begini juga. Kesannya kalo udah nikah kan jadi berasa tuaaaaa gitu ya? Eh, engga juga, hehe...

Dodolnya, gue kayanya masih suka ngerasa lajang. Kemarin waktu pesen tiket pesawat buat balik ke Jakarta:

si mbak operator: tiket untuk astudestra ajengasti. Nona?
gue: Iya *sambil manggut-manggut, refleks*
Cowo gue, eh, suami gue: ehem...ehem...nyonya kalee??

hiakakakaka....

Anyway, gue juga jadi punya kebiasaan baru sekarang: memasak!!! Gue yang dari dulu ngga pernah bisa masak. Yang cuma dipercaya nyuci panci sama penggorengan kalo nyokap gue abis masak, sekarang jago geeelaaaa, hahaha... *pede ih*

Sebenernya suami gue juga ngga maksa-maksa banget gue masak sih, cuma gue jadi pusing aja kalo dia nanya, "Makan apa ya enaknya?" tiap jam makan dateng. Solusinya, gue masakin aja. Enak ngga enak kan dia tetep harus makan tu hasil karya gue, hiakakaka....

Beruntung di internet ternyata banyak banget *I mean, buanyak buangeeed* blog san web yang ngasih liat resep2 masakan yang buat pemula. Selama ini gue ngga pernah menyangka ada sebanyak itu... Mpe terharu, deh.


Yah, begitulah. So far, buat gue, kehidupan perkawinan ini menyenangkan, kok. You should try it :)



Cheers,
-ajeng-

11.4.09

Just A Week before I Do

Hari ini, seminggu sebelum delapanbelas april,

Undangan belum seluruhnya terkirim,
Kardus-kardus belum dipindahkan,
Rambut belum dipotong,
Perut belum melangsing,
Cincin belum jadi,
Kebaya belum dipas lagi,
Foto belum dicetak,
Rak sepatu belum dipasang,
Pakaian belum ada tempatnya,

Visi belum benar menyatu,
Pembicaraan masih kerap berakhir buntu,
Anak-anak masih diawang-awang,
Mobil masih yang itu,
Rumah juga masih yang itu,

Kita masih tidak sempurna,
Kadang saling melengkapi dengan sia-sia,
Walaupun dengan terbata-bata,
Keberanian untuk berkata, saya terima.....
Menurut saya, patut diberi 'jempol' dari tangan kanan, dan 'salam metal!!' dari tangan kiri.


...and we're just a pair of imperfections, in attempt to make it perfect...we won't fail us...


Cheers,
-ajeng-